Pemutih Wajah Alami Tradisional dari Bahan Herbal yang Mudah Didapatkan

Semua wanita pasti menginginkan kulit yang bersih dan putih. Apalagi kaum hawa, salah satu cara untuk memperoleh wajah yang putih ialah menggunakan pemutih wajah. Ada berbagai macam jenis produk krim pemutih yang berada di pasaran. Sejumlah produsen pun mengeluarkan berbagai macam produk andalan mereka sehingga bisa membuat kita tergiur ingin mencobanya. Mungkin Anda penasaran, seperti apa cara krim pemutih mencerahkan dan memutihkan wajah Anda.

Pemutih Wajah Alami Tradisional dari Bahan Herbal yang Mudah Didapatkan

Faktor utama yang akan menentukan warna kulit seseorang sebenarnya adalah melanin. Jika semakin banyak kadar melanin di dalam tubuhnya, kulitnya akan menjadi semakin gelap, dan apabila kadar melanin di tubuhnya sedikit, kulitnya akan menjadi putih. Jumlah melanin ini bisa ditentukan dari faktor genetik, selain itu ada faktor paparan sinar matahari, dan penggunaan bahan kimia pada kulit.

Sebenarnya, Anda bisa mengurangi kadar melanin dengan menggunakan krim pemutih. Krim pemutih bukan hanya bisa mencerahkan namun ia dapat menghilangkan flek hitam, bintik karena penuaan dan bekas jerawat. Krim pemutih memiliki bahan aktif atau kombinasi bahan yang dapat mengurangi jumlah melanin di kulit. Berikut beberapa bahan yang sering dicampurkan di krim pemutih.

AHA (Alpha Hydroxy Acids)

Krim pemutih yang memiliki kandungan AHA akan menghambat produksi dari melanin. Sayangnya, AHA juga memiliki efek samping. Efek samping dari AHA adalah iritasi ringan yang berada di kulit, sehingga kulit menjadi lebih sensitif pada matahari, oleh sebab itu penggunaan tabir surya begitu diperlukan saat mengoleskan krim yang memiliki kandungan AHA. Bila ingin menggunakan krim yang memiliki kandungan AHA, usahakan memilih krim dengan kandungan AHA yang rendah terlebih dahulu untuk membiasakan kulit pada AHA.

Arbutin

Secara teknis, ia bisa disebut sebagai sumber alami dari hydroquinone. Artbutin ini berasal dari pir, cranbery, mulberry. Bentuk murni dari arbutin dipercaya dapat mencerahan kulit.

Vitamin C

Pasti Anda sangat sering melihat krim pemutih yang memiliki kandungan vitamin C bukan? Pemutih kulit yang memiliki kandungan vitamin C di dalamnya dikatakan begitu ampuh memutihkan kulit. Vitamin C serta turunannya dianggap sebagai antioksidan untuk kulit sehingga bisa mencerahkan kulit.

Merkuri

Banyak produsen yang sering menggunakan merkuri sebagai bahan aktif dalam produk krim mereka. Krim yang memiliki bahan merkuri bisa membahayakan penggunanya, apalagi jika penggunakan krim dalam jangka panjang, bahkan penggunaan merkuri ini juga dilarang oleh BPOM RI. Sehingga Anda harus berhati-hati saat memilih krim, jangan sampai krim pemutih yang Anda gunakan memiliki kandungan merkuri.

Hidrokinon

Hidrokinon adalah bahan utama yang sering digunakan pada krim pemutih. Hidrokinon dianggap sebagai tropikal utama yang menghambat melanin serta mencegah kulit berubah menjadi gelap. Komponennya juga mempunyai kemampuan antioksidan yang begitu kuat. Sayangnya, menurut penelitian yang dilakukan para pakar, hidrokinon ini bisa menyebabkan kanker kulit. Di Indonesia, krim pemutih tidak boleh menggunakan hidrokinon, namun ada beberapa jenis kosmetik yang dizinkan asal menggunakan kandungan hidrokinon yang sangat rendah.

Krim pemutih yang aman

Pasti Anda sekarang mencari-cari krim pemutih yang aman, terbuat dari bahan herbal dan ampuh bukan? Salah satu krim pemutih yang bisa langsung Anda jadikan sebagai pilihan adalah cream temulawak. Anda tidak perlu takut menggunakan cream temulawak, karena cream temulawak menggunakan bahan temulawak yang dipadukan dengan bahan lain dan aman digunakan sebagai bahan kosmetik. Cream temulawak tidak memiliki kandungan merkuri dan hydroquinone.